Rabu, 30 Juni 2010

Fakta Lain Tentang Google


Inilah fakta lain tentang Google Orang bilang, tiada gading yang tak retak. Begitu juga dengan Google sang mesin pencari nomor satu di dunia maya. Banyak orang menilai sesuatu dari hasilnya, sedangkan apa yang berada di balik semuanya itu sebenarnya jauh lebih penting.
Larry Page dan Sergey Brin pada awalnya bermusuhan
Sebagai orang yang sama-sama cerdas, Larry dan Sergey adalah dua orang yang sering berdebat satu sama lain meskipun untuk urusan kecil seperti siapa yang harus menutup pintu atau siapa yang lebih dulu membaca koran. Pertengkaran kecil seperti ini sering menggangu teman-teman se-asrama mereka. Ternyata mereka bertengkar bukan karena membenci satu sama lain, melainkan mereka terbiasa untuk kompetitif satu sama lain.
Sergey Brin lebih genit daripada Larry Page

Kalau urusan wanita, Larry Page memang lebih konservatif dibanding Sergey Brin.
Pendiri Google pernah frustasi
Setelah berturut-turut ditolak AltaVista, Excite, dan yang terakhir Yahoo, Larry dan Sergey sama-sama frustasi. Bagi mereka, teknologi Page Rank Google seperti layu sebelum berkembang. Mereka tidak pernah bermimpi Google akan bisa sebesar sekarang. Saat itu pikiran mereka cuma satu: menyelesaikan Phd mereka secepatnya dan menyempurnakan Google sambil jalan. Bahkan sangking frustasinya, pernah Google tidak dilirik selama 1 minggu.
Larry dan Sergey menggoda Eric Schmidt ketika pertama berkantor di Google
Persekongkolan dua sahabat ini dalam mengerjai Eric dengan cara membagi-bagikan secara gratis kartu kredit perusahaan ke para karyawan. Tentu saja Eric pusing, dan dapat pekerjaan tambahan: menarik kembali kartu kredit tersebut dari para karyawan yang juga berusaha menyembunyikan. Di lain hari Eric dikerjai dengan telepon umum yang tiba-tiba berada di dalam ruang kerjanya, juga kulkas dan kursi pijat.
Cerita palsu untuk nama perusahaan
Nama asli Google dipublikasikan oleh perusahaan sebagai cerita salah tulis dari kata Googol yang artinya angka 1 diikuti 100 angka nol dibelakangnya menjadi Google. Padahal, menurut bocoran salah seorang karyawan awal Google, sebenarnya kata Google berasal dari kata “Go Girl !”, dimana Sergey Brin suatu saat memperoleh ide tersebut ketika sedang menonton pertandingan olahraga dengan para Cherleader yang meneriakkan kata Go Girl ! Go Girl ! (gogel).
Cerita meragukan ini didukung 2 fakta: Sergey Brin suka menonton para Cherleader, dan kedua: Google mensponsori para Cherleader dengan memasang tulisan Google di kaos para Cherleader. Mengapa perlu dibuat cerita palsu yang masuk akal, karena konotasi GoGirl yang negatif tidak sesuai dengan citra perusahaan jika suatu saat ingin Go Public.
Larry Page ingin membuat alat transportasi otomatis, Sergey Brin ingin membuat koloni di Mars
Ini di kemudian hari memang benar-benar akan diwujudkan. Setidaknya, berusaha diwujudkan. Ide Larry dimulai dengan project mobil listrik, ide Sergey diwujudkan dengan Project Virgle.
Tanda ~ yang lebih powerfull daripada tanda * yang jarang dipakai
Dahulu di jaman DOS masih jaya, tanda * sangat berguna untuk menemukan semua file yang bernama tertentu. Sekarang di jaman DOS-nya Internet (Google) maka tanda ~ menggantikan fungsi wildcard dengan sedikir perbedaan penting: lebih cerdas. Tanda ~ jika diketikkan didepan kata tertentu, berarti kita menginginkan Google untuk mencari semua data yang berkaitan dengan keyword tertentu dan sinonimnya. Misalnya ~motor, maka semua halaman yang mengandung kata motor dan sinonimnya, seperti motor show, sepeda motor, atau motor boat akan ditampilkan.

sumber: gugling.com

Sejarah Kaskus


Kaskus adalah situs forum komunitas yang terbesar di Indonesia hingga saat ini. Yang paling patut dibanggakan, forum ini adalah murni karya anak bangsa. Bahkan kesuksesan dari Kaskus ini sempat membuat Google ingin membelinya seharga USD 50 juta atau setara dengan 475 miliar rupiah. Sejarah berdirinya Kaskus
Awalnya situs ini dibuat oleh Andrew Darwis untuk tugas kuliahnya pada 6 November 1999, dimana saat itu ia mengambil jurusan Multimedia & Web Design, Art Institute of Seattle, Amerika Serikat. Saat itu, teman-teman sekelasnya umumnya membuat situs pribadi untuk memamerkan kegiatan outdoor atau hobi mereka masing-masing.
Andrew mengaku tidak bisa membuat situs serupa dikarenakan mengaku tidak piawai di lapangan olahraga atau memiliki hobi outing. Karena menyadari keterbatasannya itulah ia akhirnya memutuskan untuk membuat portal berita yang dilengkapi dengan forum komunikasi.
Pria yang sekarang akrab dipanggil Mimin oleh anggota Kaskus ini lantas memutuskan untuk membesarkan forum ciptaannya menjadi portal berita dan forum komunitas mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat, khususnya di Seattle. Namun ia merasa kesulitan mencari berita dari Indonesia.
Namun sekali lagi, keterbatasan yang menimpa Andrew membuatnya mengambil keputusan yang benar, yakni keputusan untuk fokus ke forum komunitas. “Cocok dengan nama Kaskus yang berarti kasak-kusuk atau ngegosip. Lumayan, member awalnya hanya 10 orang teman sendiri,” kata Andrew Darwis.
Dikenal sebagai situs porno
Dalam waktu singkat, Kaskus pun berkembang menjadi forum yang memiliki banyak member. Tidak heran karena member yang mendaftar saat itu menganggap Kaskus sebagai situs porno. Ketika itu, forum BB17 (buka-bukaan 17) yang mempertukarkan gambar-gambar panas dan cerita dewasa memang menjadi salah satu daya tarik utama untuk mengunjungi dan menjadi member Kaskus.
Forum kontroversi ini akhirnya ditutup pada 2008 ketika diberlakukan UU Informasi dan Transaksi Elektronika. “Padahal BB17 itu hanya sebagian kecil dari Kaskus. Daripada nila setitik rusak susu sebelanga, ya sudah, kita tutup saja forum tersebut,” tambah pria yang minus 1,5 ini.
Fight Club, ajang komunikasi berbau SARA
Selain BB17, forum Fight Club pun termasuk forum kontroversial. Alasannya karena forum yang didirikan khusus untuk berdebat tanpa kontrol seringkali menyangkut SARA.
Fight Club lalu diubah namanya menjadi Debate Club sejak UU ITE diberlakukan. Meski memiliki fungsi yang sama sebagai tempat untuk berdebat, Debate Club lebih memperketat kontrol komunikasi. Setiap thread baru yang dibuat user terlebih dahulu disensor oleh moderator. Bila dianggap tidak layak dan membahas SARA, maka thread itu akan dihapus.
Ubah tampilan, konflik internal
Untuk menghapus citra negatif Kaskus sebagai media underground dan situs porno, Kaskus mengubah tampilannya pada tanggal 17 Agustus 2008. Tampilan baru Kaskus dibuat penuh warna. Selain itu, Kaskus juga menambahkan fitur-fitur baru seperti blog dan Kaskus WAP.
Pada tahap ini, banyak member Kaskus yang mengeluhkan tampilan baru yang dinilai kurang nyaman, meski sekarang sudah tidak pernah terdengar lagi. Menurut admin saat itu, tampilan hanyalah soal kebiasaan.
Tampilan Kaskus pada tahun 2001

tampilan kaskus tahun 2001
Tampilan Kaskus pada tahun 2002 – 2003
Tampilan Kaskus pada tahun 2002 - 2003
Tampilan Kaskus pada tahun 2004 – 2006
Tampilan Kaskus pada tahun 2004 - 2006
Forum Jual Beli jadi unggulan
Meski awalnya Andrew sempat khawatir penutupan program BB17 akan mengurangi jumlah anggotanya yang ketika itu sudah mencapai lebih dari 300 ribu orang, namun ternyata kekhawatirannya itu tidaklah terbukti. Member malah naik 300 persen karena setelah tidak ada BB17, perempuan bersedia jadi member Kaskus.
“Dulu waktu masih ada forum BB17, member perempuan sedikit sekali,” tutur Master of Computer Science di Seattle University ini. Hingga kini, forum jual beli menjadi forum favorit di Kaskus. Dalam forum jual beli (FJB) ini, member dapat menjual dan membeli barang tanpa batas, termasuk jual beli organ tubuh seperti ginjal.
Rata-rata seribu transaksi setiap hari. “Saya sendiri pernah pesan ikan asin dari member di Kalimantan seharga Rp 30 ribu,” ungkap Andrew Kaskus.
Merekrut saudara sendiri
Untuk menambah member di Indonesia, Andrew lalu merekrut sepupunya, Ken Dean Lawadinata dan sahabatnya, Danny, untuk menjadi moderator forum di Indonesia. Ken kini menjadi chief excecutive officer (CEO) Kaskus, sedangkan Danny menjadi chief marketing officer (CMO) Kaskus.
Bongkar tabungan untuk modal Kaskus
Modal awal Kaskus ketika didirikan hanyalh biasa sewa server sebesar USD 7 per bulannya. Andrew dan sejumlah temannya pun akhirnya patungan menyuntikkan modal sebesar Rp 800 juta untuk kebutuhan server dan operasional yang semakin membesar. Bahkan ia pun sempat patungan lagi biaya launching besar-besaran yang menghabiskan Rp 300 juta.
Andrew bahkan membongkar tabungannya yang didapat ketika bekerja sebagai karyawan di perpustakaan dan di sebuah laboratorium komputer di Amerika. “Kerjanya nggak teknis komputer. Malah lebih ke beres-beres komputer, isi tinta, kertas printer. Ya, begitu-begitu saja,” tutur Mimin.
Susah dapat kerja
Andrew lalu mendapat pekerjaan di kota yang sama di perusahaan web design Thor Loki selama tiga tahun dengan gaji hanya sebesar USD 1.500 per bulan begitu kuliahnya selesai. Standar gaji web design kala itu minim USD 3.000, namun berhubung Andrew susah mendapatkan pekerjaan, akhirnya ia mengambil pekerjaan itu.
Sambil bekerja, Andrew pun melanjutkan kuliah S-2 di Seattle University untuk jurusan Computer Science. Setelah lulus, Andrew pun pindah kerja dengan membangun portal musik, lyrics.com.
Pulang ke Indonesia, tidak digaji setahun
Pria kelahiran 1979 itu akhirnya memutuskan untuk pulang ke Indonesia pada 2008 untuk membesarkan Kaskus. Padahal saat itu ia sudah mempunyai pekerjaan yang lumayan, bahkan gajinya cukup untuk kredit rumah dan mobil.
Setahun pertama setelah berada di Indonesia, Andrew menelan pil pahit dengan tidak menerima gaji selama setahun. Ini disebabkan Kaskus baru bisa mendapat pemasukan dari iklan pada awal 2009 atau setahun setelah resmi di-launching.
“Dulu sulit sekali mengajak klien beriklan di internet. Saya sampai selalu ikut orang marketing ke setiap klien yang kita temui,” katanya.
2008 berpendapatan Rp 2 -3 miliar per bulan
Kini Kaskus pun memiliki 35 karyawan. Meski Andrew enggan membuka rahasia penghasilan iklan dari Kaskus, namun pada akhir 2008, rata-rata pendapatan iklan Kaskus mencapai Rp 2 – 3 miliar per bulan. “Dulu kendaraan operasional perusahaan itu angkutan umum. Sekarang sudah punya satu mobil meski kantornya masih sewa,” tutur Andrew lantas tertawa lagi.
Kaskus Lumpuh diserang DDos
Kaskus diserang menggunakan teknik DDoS (Distributed Denial of Service) oleh oknum yang diduga berasal dari komunitas YogyaFree pada tanggal 16—17 Mei 2008. Serangan ini tak pelak menyebabkan database Kaskus corrupt sehingga pihak pengelola Kaskus terpaksa mengunci thread-thread yang sudah ada.
Penyerangan tersebut diduga terkait dengan peristiwa perusakan (deface) situs YogyaFree beberapa hari sebelumnya. Penyerang yang mengklaim dirinya sebagai salah satu anggota Kaskus juga melontarkan celaan yang bernada mengejek di salah satu bagian forum YogyaFree. Hal tersebut membuat beberapa anggota YogyaFree berang, dan kemudian balik menyerang Kaskus dengan DDoS. Akibatnya, administrator Kaskus terpaksa mematikan server Kaskus.
Perang cyber antara kedua komunitas ini akhirnya selesai ketika kedua pengelola situs menandatangani memorandum online untuk menyudahkan pertikaian di antara keduanya. Pesan tersebut dipampang selama beberapa minggu di halaman situs masing-masing.
Meskipun kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan ini cukup berat,administrator Kaskus menjanjikan bahwa Kaskus akan kembali normal pada bulan Juli 2008, seiring dengan diluncurkannya server baru Kaskus di gedung Cyber, Jakarta. Namun, ia juga mengatakan bahwa data-data yang akan dimunculkan kembali adalah data yang dimuat sebelum tahun 2008, sementara data yang dibuat selama tahun 2008 tidak dapat dimunculkan kembali.
Pada saat serangan DDoS ini, Kaskus bisa dikatakan mati total. Banyak thread yang hilang dan Kaskus menjadi tidak bisa diakses selama beberapa minggu.
Dilirik Google dan Yahoo!
Dengan trafik dan pageviews yang tinggi, forum yang kini memiliki member lebih dari 1,82 juta orang dengan total post lebih dari 188 juta ini pun telah lama menjadi incaran Google dan Yahoo! yang dikabarkan telah menawar Kaskus sebesar USD 50 juta atau sekitar Rp 475 miliar.
Tawaran itu ditampik mentah-mentah oleh Andrew. Mengapa ia menolaknya? Pria kelahiran 20 Juli 1979 ini mengatakan meski nilai tawaran yang datang kepadanya sangat besar, namun ia harus melihat visi dan misi perusahaan yang membelinya. “Kalau ternyata visi misinya beda, lebih baik tidak dijual,” ungkapnya.
Menjadi situs nomor satu di Indonesia karena loyalitas penggunanya
Kaskus kini tercatat sebagai situs nomor satu di Indonesia. Bukan hanya sebagai forum jual beli dan forum komunitas biasa, namun Kaskus sudah menjadi portal berita yang ter-update. Berita yang baru saja tersiar di televisi, bisa jadi sudah ada di Kaskus saat itu juga, bahkan mungkin lebih cepat.
Tidak heran jika Kaskus bukan hanya menjadi rujukan bagi penggemar berita, karena kategori yang disediakan sangatlah banyak. Dari penggemar anime, game, fotografi hingga sekadar obrolan ringan (the Lounge) pun tersedia. Besarnya Kaskus pun tidak luput dari loyalitas member yang bersedia berbagi meski tidak mendapat bayaran sepeser pun.
Member yang merasa mendapatkan manfaat dari member loyal, akhirnya berbalik menjadi member loyal yang berusaha memberikan kontribusi ke Kaskus yang akhirnya merekrut member baru yang berpotensi menjadi member loyal yang baru, siklus dari mulut ke mulut yang membuat Kaskus semakin besar saja.
Sudahkah Anda bergabung di Kaskus? Be Pertamax gan!

sumber : gugling.com

Lagu Waka Waka Shakira

 

Pada pembukaan Piala Dunia 2010 lalu, kita disuguhi satu penampilan yang memukau dari Shakira yang membawakan lagu Waka waka ( This Time For Afrika ). Lagu ini adalah theme song resmi Piala Dunia 2010. Nah, berhubung Piala Dunia 2010 masih hangat, dan lagu ini masih sering kita dengar, di sini saya ingin berbagi lirik lagu Waka Waka.
You’re a good soldier
Choosing your battles
Pick yourself up
And dust yourself off
And back in the saddle
You’re on the frontline
Everyone’s watching
You know it’s serious
We’re getting closer
This isnt over
The pressure is on
You feel it
But you’ve got it all
Believe it
When you fall get up
Oh oh…
And if you fall get up
Oh oh…
Tsamina mina
Zangalewa
Cuz this is Africa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
This time for Africa
Listen to your god
This is our motto
Your time to shine
Dont wait in line
Y vamos por Todo
People are raising
Their Expectations
Go on and feed them
This is your moment
No hesitations
Today’s your day
I feel it
You paved the way
Believe it
If you get down
Get up Oh oh…
When you get down
Get up eh eh…
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
This time for Africa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
Anawa aa
Tsamina mina eh eh
Waka Waka eh eh
Tsamina mina zangalewa
This time for Africa

Sabtu, 24 Oktober 2009

Flash Games - Mainan Ringan




Sekarang saatnya bermain...

ini adalah kisah tentang permainan yang cukup ringan dan menyenangkan,serta gratis...

Beberapa waktu lalu waktu saya lagi libur kuliah, saya iseng iseng cari-cari permainan atau kerennya games. tentunya permainan yang saya cari adalah permainan yang berupa program komputer, bukan permainan kaya petak umpet. Terbesit ide untuk menggunakan jasa om kita yang paling ganteng, om google. Pikir saya, "keywordnya apa ya?", "ah, aku tahu. keywornya adalah games." seketika itu juga saya ketikkan kata games di depan pintu rumahnya om google,selang beberapa milisekon, muncul deh sederetan tulisan yang berhubungan dengan keyword saya tadi. Di baris pertama saya lihat ada games.co.id, langsung saya klik. pertama saya pikir ini situs game apaan ya. eh ternyata game flash. coba deh mainkan satu. ih ternyata lucu lo gamenya. karena merasa penasaran dengan game lain, terus aja saya maen, coba-coba game yang lucu-lucu itu.
ngomong-ngomong soal flash, flash adalah sebuah aplikasi yang berguna untuk membuat animasi grafis 2 dimensi. flash juda bisa digunakan dengan menyertakan script pemrograman flash di dalamnya, tujuannya supaya animasi yang dibuat bisa interaktif. yang seperti ini sangat berguna untuk bikin presentasi yang canggih, nggak cuma kaya power poin biasa. karena ada script pemrograman yang bisa disertakan di dalam animasinya, flash ini banyak digunakan orang-orang untuk bikin game. tentu aja gamenya nggak secanggih medal of honor. paling nggak, game-game yang dibuat dengan flash ini bisa bikin orang seneng.
kembali ke kisah saya, karena saya tertarik dan pengin coba banyak game flash, saya terbesit ide. bagaimana kalau game ini kita download. tanya lagi deh ama om google, ternyata bisa dan saya dapet banyak. jadi daripada koneksi internet yang itungannya jam-jaman itu kebuang percuma, mending gamenya saya downlod dulu trus ntaar baru deh dimaenin. apalagi gamenya gratis-gratisan, yaudah deh jadi enak kan...

ini beberapa situs yang nyediain game flash:\:
http://www.games.co.id
http://www.games.com
http://www.agame.com
http://www.miniclip.com



dan masih banyak lagi, mendingan coba aja deh, ga rugi kok...

The Child Lost - Tracing Menggunakan Adobe Illustrator




Belajar lagi, bukan belajar dari buku mata kuliah...

Kali ini kisahnya saya belajar menggunakan adobe illustrator untuk mengubah gambar menjadi vektor...

Gambar ini aslinya milik MARK RAATS, saya sendiri juga nggak tau siapa itu, yang jelas saya dapet gambar ini dari situs terkenal DEVIANTART.
Ceritanya waktu itu saya baru aja dikasih tau sama temen gimana caranya ngubah foto jadi gambar kaya kartun gitu, dia ngasih tau pake Adobe Ilustrator. Saya pengen banget tuh nyobain, gimana rasanya, soalnya dari dulu udah pengen banget bikin yang kaya beginian tapi ga nemu-nemu caranya. Selain itu, saya pikir bikinnya bisa instan, eh ternyata ga bisa instan.Yaudah langsung aja saya pasang tuh adobe Illustrator di komputer. pertama saya coba dengan foto narsis saya, trus saya pikir-pikir lagi kok agak susah ya, mulai deh saya jenuh trus mulai deh saya cari-cari gambar laen yang mungkin lebih gampang. Lagi asik asik liat-liat gambar koleksi saya, ketemulah gambar ini. Gambarnya berupa sketsa gitu tapi rasanya real banget. Saya pikir bakalan lebih gampang kayanya ni gambar. Oke deh saya coba.
Mulai dari bagian-bagian yang gampang saya bikin tracing dari gambar ini, warnanya saya ngarang sendiri brhubung gambar aslinya cuma bewarna item putih. Terus, terus, terus deh saya bikin bagian-bagiannya yang lebih detail termasuk bayang-bayang, eh akhirnya jadi juga. Rasanya seneng deh, akhirnya bisa bikin yang beginian.
Udah selesa semuanya, muncul kesimpulan bahwa bikin bayangan itu susah. Susahnya itu nentuin bagian warna yang mana dan seberapa besar bagian bayangan itu. apalagi saya ga begitu jago gambar, jadi feeling tentang bayang-bayang di gambar tu agak kurang.Selain itu, bikin garis-garis yang bener-bener rapih juga agak susah. yang susah lagi bikin detail-detail yang kecil. Ampun deh.
Namun, dengan semangat untuk belajar supaya bisa, akhirnya jadi juga gambar tracing ini. Kalaupun masih banyak kekurangan, ya wajar lah. Yang penting di sini saya mengelami proses yang namanya belajar.

BOMBARDIR - Logo Dari Sketsa





dari pada nggak belajar kan mendingan belajar ya...
belajar kan nggak mesti buka buku mata kuliah ya...

di sini saya punya sebuah kisah waktu belajar bikin logo dari gambar hasil scan...


Kira – kira inilah gambar pertama saya mencoba teknik tracing (kata orang-orang sih namanya tracing). Waktu itu tugasnya saya bikin logo dari selembar sketsa yang dibuat teman sekelas saya. Awalnya agak bingung karena saya waktu itu gak tau gimana caranya. Iseng punya iseng emang saya lagi iseng-iseng, di CorelDRAW graphic suite ada fasilitas CorelTRACE, saya coba-coba aja. Pertama gamba sketsa di-scan, trus diolah pake corelTRACE. Dari hasil tracing, hasilnya masih acak-acakan banget, trus dicoba aja dibenerin di CorelPHOTO PAINT. Di situ tulisan dan lingkaran aslinya saya hapus, jadi tinggal api sama setan bomnya aja. Trus saya buat sendiri deh lingkaran dan tulisannya, tinggal ngebenerin bentuk bom sama bentuk api, terakhir dikasih warnya yang bagus deh. Kira-kira begitulah pertama belajar tracing, di sini kasusnya bikin logo dari sketsa.

Sabtu, 10 Oktober 2009

Mainan RUBIK's CUBE


Sekitar enam bulan lalu waktu lagi kuliah di kelas DTE, saya liat temen megang-megang kubus warna-warni bagus deh. Itu kubus udah ngga asing lagi sih, tapi itu pertama kalinya saya tahu kalo itu namanya kubus rubik, dan itu pertama kalinya saya bener-bener megang bentuk aslinya kubus rubik. Kayanya sejak itu, mainan kubus yang ajaib ini makin lama makin populer di kampus. Setelah satu yang dibawa temen saya tadi, trus ada lagi orang laen yang maenin juga, terus deh nambah-nambah.

sekitar dua bulan lalu, saya lagi jalan jalan ke sebuah toko buku di jakarta, eh di sana ada yang jualan kubus warna-warni. saya deketin yang jual, saya liat-liat deh sambil sedikit tanya tanya. singkat kata sekarang saya udah punya kubus rubik yang bisa dimainin kapan aja tanpa minjem-minjem.

nah sekarang dua bulan setelah saya punya kubus rubik, rasa-rasanya di kampus kok makin banyak aja anak yang bawa-bawa kubus multicolor itu, ngga di kantin, ngga di halte, ngga di bikun, pokoknya banyak deh. ternyata cepet juga ya mainan ini jadi populer, walaupun ngga secepet crushgear yang ada filemnya itu. trus barusan, saya liat di facebook temen ada video dua orang anak yang sedang ngadu cepet-cepetan nyelesain rubik. semakin heran saya, kok maenan ini bisa cepet populer ya.

ngomong-ngomong soal maenan, kubus rubik emang maenan yang seru sih. maenin kubus ini kalo dari nggak bisa sama sekali rasanya bikin penasaran terus. karena banyak banget kemungkinan yang bisa terjadi setiap kita muter bagian-bagian kubus ini, kalo kita nggak ati-ati nyari jalan, bisa salah deh. saat kita bisa nyelesaiin satu langkah aja kayanya udah seneng, apalagi kalo langkah-langkah yang lumayan sulit (untuk orang yang baru kenal). biasanya saking senengnya sampe lupa deh tadi langkahnya giamana, trus nyari lagi caranya. dan kalo udah sering lupa-lupa gitu mulai deh mencoba untuk diinget-inget langkah yang udah dilewatin. pokoknya maen rubik untuk pertama kali tuh seru. namun, keseruan itu nggak berenti setelah kita bisa nylesaiin rubik untuk pertama kali. keseruannya bisa dikembangin, mulai dari berpacu dengan waktu menggunakan cara yang udah kita temuin sendri, sampe cari-cari literatur buat lebih paham algori
tma maen rubik supaya bisa lebih cepet lagi. keren dah pokoknya.
kalo kita liat rubik yang punya banyak sisi, banyak bidak, banyak jalan, banyak kemungkinan, kita bisa liat bahwa rubik itu seperti hidup yang setiap saat punya jutaan kemungkinan, punya banyak sisi yang harusnya kita tahu
mana yang paling baik buat kita.

Keuntungan dari bermain kubus rubik:
* Melatih aktivitas otak dalam hal kecepatan mengenal kombinasi warna dan gerak.
* Meningkatkan memori / ingatan jangka pendek.
* Meningkatkan kecepatan koordinasi pikiran antara mata dan tangan.
* Meningkatkan konsentrasi secara umum
* Meningkatkan keahlian dalam memecahkan masalah.
* Bentuk permainan yang relatif tidak mahal dan menarik bagi berbagai tingkatan usia.